Bukan Tentang Saya, Tapi Tentang Perempuan Electrician Ini

Electrician Perempuan Pertama Indonesia di Kapal Pesiar, kursus Robotik di Roemah Robot ProAction
Tebak Saja dari Cara Senyum dan Cara Berpakaian, Model Baju yang kelistrik-listrikan, dan juga poster tubuh yang mengku Electrician Perempuan Indonesia Pertama

Bukan Tentang Saya, Tapi Tentang Perempuan Electrician Ini

Kebetulan saja saya ditakdirkan untuk bisa mengenal dan tahu perempuan electrician yang juga kebetulan sedang bekerja di kapal pesiar ini. Yang mengaku sebagai perempuan pertama Indonesia yang berkarir sebagai electrician di salah satu kapal pesiar besar milik Jerman.

Gimana yah? Ternyata memang Tuhan melabel-labeli juga ciptaannya. Tumbuhan, ada yg berduri, ada yg halus, ada yang gak butuh banyak air, ada yang….
Hewan, ada yang bertaring, ada yang cuma suka makan rumput, ada yang lain-lain. Manusia, yang paling jelas nih labelnya manusia, sejak lahir langsung dilabel dgn warna kulit…
🙂

Manusia bisa pilih apa agamanya, tapi tidak bisa pilih bagaimana warna kulitnya saat lahir.. Ada lagi yang bikin saya makin sadar tentang tampilan luar dan jenis kelamin. Setiap ketemu, siapapun darimanapun, satu pertanyaan ini selalu ditanyakan pada perempuan electrician pertama asal Indonesia itu “Mengapa pilih jadi electrician?”
Trus dengan gagah dong dijawab “Terlalu banyak mi elektronik sudah saya rusakkan, kini saatnya memperbaiki” sambal angkat bahu bergaya ala superhero siap terbang siap memberantas barang-barang elektronik rusak di atas kapal pesiar.

Serunya Naik Kapal PesiarBersama Teman-Teman kre se Kapal Pesiar

Punya mimpi juga bisa ajak adik-adik untuk mengenal listrik, meski takut letupan listrik.
Si perempuan electrician pertama Indonesia di Kapal Pesiar itu juga penakut, apalagi takut pada letupan listrik. Malah pernah saya saksikan sendiri waktu dengan gagahnya pakai pakaian superheronya (read = daster) di rumah waktu coba perbaiki baling-baling kipas yang sudah tidak mampu lagi berputar.

(baca disini : promo jam tangan)

Setelah coba di utak-atik, ehhh pas mau di tes meteran rumah dimatikan, putuslah semua contact listrik di rumah, kulkas, televise, mesin cuci yang masih dipake nyuci tetiba berhenti berputar. Kagetlah seisi rumah.

BACA JUGA  KBS itu Kebun Binatang Surabaya

“woi, ada apa? Mati lampu?” Se isi rumah ngamuk.

Trus pahlawan kelistrikan yang ngaku sebagai perempuan electrician pertama asal Indonesia di kapal pesial jawab sambal loncat-loncat dari dapur kembali ke pintu utama rumah mau di on kan lagi meteran tadi.

“lagi mau tes kipas yang baru saya service” sambal intip-intipi kipas yang dicolok di dapur.

Lebay sekali toh, seolah-olah kipas rusak yang dipikir diperbaikinya itu bisa berbahaya. Trus dijawabnya lagi “jangan pandang enteng, kipas itu tegangannya tinggi” lalu lanjut jelaskan Bahasa ala kelistrikan yang saya lupa untuk ingat

Tuhhh, butkiii penakut, takut listrik tapi malah sekolahnya ambil teknik elektro… Makin takut malah makin dideketin. Karena listrik sudah hampir seperti air katanya. Dibutuhkan tetapi bisa menghanyutkan kalau tidak dibendung dengan benar. Hampir mirip.

Tuhkaaan, teknologi memang keren dan penting untuk dipelajari. apalagi di jaman milenial ini yang semuanya membutuhkan teknologi. memang seharusnyalah sejak dini kita perlu kenalkan teknologi pada anak, misalnya dengan mengikuti lembaga kursus robotika.

Kini lembaga kursus robotik telah menjadi media bagi siapapun yang ingin belajar dan tertarik dengan robotik dan teknologi informasi.

Mencerdaskan anak melalui pengenalan teknologi sejak dini
Lembaga Kursus Robotik Roemah Robot ProAction,

Baca Artikel Terkait: Sejarah Lembaga Kursus Robotik Roemah Robot ProAction

Hubungi Kami di:

Marketing dan Online Branding Roemah Roboti ProAction, Arfin Oihu 081243329831

Owner Roemah Roboti ProAction, Amsulistiani 08115995950

Leave a Reply